Craft & Wedding5 Kesalahan Besar Saat Membuat Undangan Pernikahan - Sagu Hati

March 15, 20190

Memilih stationary pernikahan, seperti undangan tentunya menjadi salah satu tugas perencanaan pernikahan yang menyenangkan sekaligus bisa merepotkan apabila kedua calon tidak punya ide. Meski terlihat sederhana, undangan mampu memberi representasi kepada calon tamu mengenai acara yang digelar nantinya. Demi memastikan, kamu mengirim undangan kepada orang-orang yang tepat sekaligus di waktu yang tepat, ada beberapa elemen yang harus menjadi fokus perhatian. Dari mulai desain hingga logistik, berikut adalah beberapa kesalahan umum para pasangan yang bisa jadi pelajaran bagi kita semua agar tidak terjadi lagi:

1. Mencoba menjejali banyak elemen desain

Biasanya desain undangan akan disesuaikan dengan tema resepsi pernikahan. Namun terkadang, selera yang beda-beda antar satu pasangan/keluarga, membuat calon mempelai ingin memasukkan semua elemen desain ke dalam undangan. Misalnya, pola bunga pada kebaya, arsitektur modern gedung, atau dekorasi rustic seolah ingin dimasukan jadi satu di undangan.

Hal ini tentu saja akan mengaburkan elemen utama dari keseluruhan acara. Jadi, pastikan kamu berdiskusi dengan vendor untuk memilih desain yang seimbang sekaligus mampu menonjolkan sisi personal mempelai.

2. Kesalahan ketik nama

Undangan pernikahan memang bukan termasuk surat resmi, namun kesalahan ketik nama calon tamu bisa membuat mereka hilang rasa. Maka, pastikan kamu meminta vendor untuk mengecek semua kelengkapan, termasuk nama-nama tamu yang akan diundang.

3. Berlebihan memakai satu warna

Ingin membuat undangan bergaya pop dengan warna emas, cerah, atau pastel? Lebih baik untuk tidak berlebihan menggunakan satu warna saja. Menyeimbangkan warna serta memastikan teks (tulisan) bisa dibaca juga menjadi bagian penting, Buat palet warna antara 3-5 jenis, di mana 1-2 merupakan warna netral, seperti gading, putih, emas, atau cokelat.

4. Memasukkan ke amplop satu per satu

Membuat undangan sendiri alias DIY mungkin menyenangkan, namun hanya dalam kondisi tertentu. Misalnya saja, untuk urusan kecil memasukkan undangan satu per satu ke amplop dan mengecek nama-nama tamu membutuhkan waktu dan perhatian detil. Maka, pastikan vendor yang kamu pilih menyediakan layanan tersebut tanpa tambahan biaya.

5. Memesan terlalu banyak/sedikit undangan

Perlu diingat, bahwa kamu tidak memesan undangan untuk setiap orang, maka pastikan kamu mengecek seluruh daftar tamu dan hitung berapa banyak rumah/kepala keluarga  yang akan kamu kirim undangan. Ini belum termasuk undangan yang kamu kirimkan kepada kerabat dan institusi sebelum kamu memberi angka pasti kepada pihak vendor. Memesan terlalu banyak atau sedikit undangan pun juga tak jarang memicu risiko tertentu. Jika ingin aman, kamu bisa memesan undangan ekstra 25 persen dari perhitungan awal jika saja ada tambahan mendadak di akhir-akhir.

Baca juga: E Invitation atau Undangan Fisik?

Sumber: theknot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat