Relax & EscapeEtika Menggelar Destination Wedding - Sagu Hati

August 13, 20190

Semakin populernya tempat-tempat wisata dijadikan sebagai venue pernikahan, tentunya menjadi tren resepsi tersendiri bagi pasangan muda masa kini. Meski, konsep destination wedding cukup digemari belakangan terakhir, namun merencanakan pernikahan dengan konsep wisata ini terbilang tak  mudah.

Selain jarak tempuh antara lokasi tinggal para tamu dan venue, kondisi cuaca, biaya tambahan, seperti transportasi atau penginapan tamu juga mesti dipertimbangkan. Tak heran, jika konsep destination wedding memang lebih cocok diterapkan untuk nuansa pernikahan lebih privat dan intim, di mana jumlah tamu yang diundang pun tidak terlalu banyak.

Namun, jika kamu dan pasangan ingin tetap menggelar konsep destination wedding, berikut adalah beberapa pertanyaan terkait etika atau masalah logistik yang harus dijawab dan jadi pertimbangan. Dengan demikian, acara yang kalian gelar pun akan tetap berjalan mulus:

Bisakah kalian menggelar destination wedding secara privat, lalu merayakan dengan lebih meriah di kemudian hari?

destination wedding
sumber: boombastis

Tentu saja, itu kembali pada kemampuan pasangan masing-masing. Lantaran saat menggelar destination wedding, tamu yang diundang umumnya hanya dalam jumlah kecil. Di Indonesia, perayaan pernikahan secara privat memang tidak umum, maka banyak pasangan yang memilih menggelar resepsi dua kali, apabila dari segi dana atau waktu cukup mumpuni dilakukan.

Informasi apa saja yang harus dilampirkan di undangan?

destination wedding
sumber: weddingku

Tak seperti pernikahan biasa, pernikahan dengan konsep wisata yang kebanyakan diadakan di luar kota, memerlukan informasi yang lebih detil. Maka, para tamu yang diundang pun harus memahami detil berlangsungnya acara. Hal-hal teknis terkait lokasi, tempat menginap, dan lama acara tentunya bisa diselipkan dalam informasi undangan. Pertimbangkan pula, waktu mengirim undangan pada kerabat. Jangan sampai terlalu mepet dengan jadwal penerbangan.

Apakah kita perlu menanggung biaya perjalanan dan akomodasi para tamu?

destination wedding
sumber: huffpost

Salah satu pertimbangan kuat banyak pasangan yang ingin menggelar destination wedding adalah biaya tanggungan perjalanan dan akomodasi para tamu yang diundang. Hal ini perlu dihitung sejak awal, apakah biaya akomodasi para tamu harus ditanggung pasangan mempelai atau masing-masing tamu. Jika para tamu harus menanggung biaya akomodasi sendiri, maka pastikan resepsi yang digelar benar-benar memberi kesan bagi para tamu yang hadir.

 

Sumber: Brides

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp chat