Craft & WeddingMake Up Artist atau Dukun Manten? - Sagu Hati

January 21, 20190
make up artist
sumber: instagram.com/marlenehariman

Perkembangan teknologi belakangan tahun terakhir tak dimungkiri juga turut mengerek popularitas para pelaku make up artist. Siapa tak butuh filter di media sosial?  Kalau kamu bisa menyewa jasa make up profesional, kamu tidak butuh lagi photoshop atau filter untuk mengedit foto seperti yang dilakukan oleh para artis ternama.

Kosmetik dan make up merupakan kebutuhan sehari-hari kaum hawa. Tanpa lipstik atau bedak, rasanya tidak lengkap hidup seorang wanita. Lalu, apakah cukup dengan membeli kosmetik berharga mahal, maka bisa memuaskan hasrat para wanita untuk menjadi cantik sempurna?

Tentu tak semudah itu, untuk mendapat hasil maksimal, dibutuhkan keterampilan luar biasa perias wajah profesional. Biasanya para make up artist akan menggunakan beragam teknik yang jarang dikenal  publik, seperti teknik contouring dan light shade make up. Tak cuma itu, seorang make up artist profesional juga membutuhkan ketelitian, taste yang tepat, serta signature style untuk membangun personal brand.

make up artist
sumber: instagram.com/bubahalfian

Tak heran, permintaan jasa make up artist pun melonjak  tajam di antara kalangan menengah atas Indonesia. Jasa mereka pun kerap dipakai untuk event- event penting, seperti pernikahan. Harganya? Tentu jauh lebih mahal dibandingkan dukun manten alias penata rias pengantin tradisional yang biasanya menetapkan harga paket make up, sanggul, dan rias anggota keluarga dengan tarif variasi antara Rp 6 juta hingga belasan juta. Sedangkan untuk sekali make up pengantin saja, para make up artist biasanya memasang tarif dari mulai Rp 3-35 juta tergantung kerumitan.

Dikutip dari Kompas Female, seorang perias pengantin tradisional Yustine Aprianto mengatakan, ada perbedaan mendasar antara perias pengantin tradisional dan make up artist. Di antaranya, dukun manten itu karakter make up-nya lebih tradisional, misalnya masih memakai paes, warna-warna lebih medok dan tebal, serta foundation yang lebih kekuningan. Mereka pun lebih sering menggunakan merk-merk make up lokal.

dukun manten
sumber: instagram.com/sanggar_sr

Sedangkan, seorang make up artist cenderung lebih menggunakan warna lembut, aplikasi tidak terlalu tebal, dan warna foundation yang lebih putih atau pink serta cenderung lebih sering menggunakan merk kosmetik internasional.

Seorang make up artist profesional Malvava mengatakan, merias pengantin bukanlah pekerjaan mudah karena membutuhkan waktu lebih lama dibanding make up biasa. Saat bekerja, biasanya sang make up artist harus siap sedia dari mulai subuh sampai malam hari, sehingga dibutuhkan profesionalitas, fisik yang kuat serta pengerjaan lebih detil. Itulah mengapa harga wedding MUA bisa punya tarif tak murah, selain juga karena ketenaran dan nama besar.

Nah kalau kamu sendiri gimana nih,  lebih pilih make up artist atau dukun manten yang lebih tradisional atau malah kolaborasi keduanya? 🙂

 

Diolah dari Kompas female/beautynesia

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp chat